Bentuk Permukaan Bumi dan Benda langit

Diposkan oleh alika , Sabtu, 22 Mei 2010 00.08

Tenaga eksogen bersifat merusak atau mengikis permukaan bumi. Tenaga eksogen dapat berasal dari udara, air, es, atau reaksi kimia. Macam-macam tenaga eksogen adalah sebagai berikut:
Erosi oleh Angin (Deflasi)
Ketika angin bertiup keras, angin mampu menerbangkan debu dan menggelindingkan batuan-batuan. Selama menggelinding, batu-batuan tersebut dapat terkikis atau mengikis batuan dan tanah di jalan yang dilaluinya.
2. Erosi oleh Air
Ketika hujan turun, sebagian air mencari jalan menuju sungai atau tempat yang lebih rendah. Selama perjalanan tersebut air memberikan gaya untuk mengikis batuan di tanah yang dilaluinya dan batuan di sungai.

Erosi dapat juga terjadi di lautan yaitu oleh ombak. Ketika ombak menghantam tepi pantai, gaya yagn diterima oleh batuan sangat besar sehingga mampu mengikis batuan.
3. Erosi oleh Es
Sungai es (gletser) selama perjalanannya dapat menggerus batuan dan mengangkut pecahan batuan yagn mengampelas batuan di sisi atau di dasar sungai es. Gaya dari sungai es (gletser) sangat besar sekali sehingga gletser mampu membentuk lembah di antara perbukitan.

4. Pelapukan
Pada proses pelapukan, materi mengalami proses penghancuran atau perubahan ukuran. Pelapukan dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu, pelapukan biologi, pelapukan fisika, dan pelapukan kimia.
Pelapukan fisik atau mekanik adalah proses pemecahan batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecilsebagai hasil dari tenaga fisik yang bekerja pada batuan. Pelapukan biologis adalah pelapukan yang disebabkan oleh kegiatan tumbuhan-tumbuhan dan hewan, sepert akar-akar tumbuhan yang masuk kedalam celah-celah batuan, rayap, dan semut. Pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang merusak batu-batuan sekaligus merubah susunan kimianya.
Permukaan bumi terdiri dari 30% luas daratan dan 70% luas lautan. Daratan pada permukaan bumibermacam-macambentuknya yakni dataran rendah, dataran tinggi, gunung, bukit, lembah. Selain terdiri atas daratan, permukaan bumi juga terdiri atas perairan yakni laut, sungai, danau, dan rawa. Bentuk permukaan bumi tersebut merupakan akibat adanya tenaga endogen dan eksogen bumi.
. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah dataran luas yang memiliki ketinggian kurang 200 meter diatas permukaan laut.
2. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah daratan luas yang memiliki ketinggian 200 meter hingga 1.500 meter diatas permukaan laut. Contoh Dataran tinggi Dieng.
3. Gunung
Gunung merupakan daerah permukaan bumi yagn menjulang dengan ketinggian lebih dari 1.500 meter diatas permukaan laut. Gunung terdiri dari gunung yang masih aktif dan gunung tidak aktif
Gunung api merupakan bentuk muka bumi yang terjadi akibat peristiwa tektonis. Gunung api terbentuk di daerah tumbukan lempeng. Di wilayah tempat tumbukan lempeng akan terbentuk daerah patahan. Bagian lempeng yang hancur, akn melebur akibat adanya persentuhan dengan magma panas pada inti bumi. Hasil peleburan tersebut akan menjadi magma gunung api. Selanjutnya magma gunung api akan menerobos keluar permukaan bumi dan membentuk gunung berapi.
4. Lembah
Lembah adalah dataran rendah yang terletak disekitar kaki gunung atau sepanjang sungai. Lembah yang dalam, sempit, dan berdinding curam disebut jurang. Lembah yang luas dan dalam disebut ngarai.
5. Laut
Indonesia merupakan negara kepulauan yang di kelilingi oleh laut. Di Indonesia luas lautan adalah dua kali luas daratan. Air laut asin karena banyak mengandung garam dan mineral. Teluk adalah lautan yang menjorok kedaratan. Selat adalah laut sempit yang memeisahkan dua pulau.
6. Sungai
Sungai merupakan air mengalir secara alami di daratan. Air sungai dapat berasal dari mata air atau hujan.
7. Danau
Danau adalah tempat cekungan di darat yang tergenang air dalam jumlah banyak.
Danau terbagi menjadi dua yaitu danau alami dan danau buatan.
8. Tanah
Tanah adalah lapisan yang mengandung partikel batuan (mineral), bahan organik (senyawa organik dan organisme), air dan udara. Mineral merupakan unsur utama tanah. Pada umumnya, mineral terbentuk dari padatan anorganik yang mempunyai komposisi homogen.
B. GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI
Gerak Rotasi
Perputaran bumi pada porosnya disebut rotasi. Waktu yang diperlukan untuk satu kali rotasi adalah 24 jam. Waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi. Akibat rotasi bumi antara lain sebagai berikut:
a. Perputaran bumi pada porosnya menyebabkan bumi mengalami siang dan malam. Bumi terbagi menjadi bagian barat 180° dan bagian timur 180°. Sekali berotasi semua tempat di permukaan bumi mengalami perputaran sebesar 360°. Garis bujur 0° terletak di kota Greenwich, Inggris dan di jadikan waktu Internasional (GMT)
Bumi agak pepat di kutub-kutubnya.
Mengubah arah kecepatan angin. Di bagian bumi utara angin berbelok ke arah kanan dan bagian selatan angin berbelok ke kiri.
Terjadi gerak semu matahari. Gerak semu harian matahari menunjukkan bumi seolah-olah bumi matahari terbit dari sebelah timur dan tenggelam di barat. Pada kenyataannya, bumi yang bergerak dari arah barat ke timur.
Gerak Revolusi
Satu kali revolusi bumi adalah 365 ¼ hari atau satu tahun. Akibat rotasi bumi adalah sebagai berikut :
a. Pergantian Musim
Pergantian musimdi berbagai tempat di bumi di sebabkan oleh adanya revolusi bumi, akibat tidak sejajarnya sumbu rotasi bumi di sebabkansumbu rotasi dan revolusi bumi. Bidang edar (orbit) bumi mengelilingi matahari berbentuk elips. Bidang edar tersebut disebut ekliptika. Ketika berada di titik Perihelion, bumi sangan dekat dengan matahari sehingga pemanasan yang diterima bumi sangat besar. Sebaliknya ketika berada di titik Aphelion, bumi sangat jauh dengan matahari sehingga pemanasan yang di terima bumi sangat kecil. Hal ini sangat mempengaruhiperubahan musim di bumi.
Pada tanggal 21 Maret sampai 21 Juni semua tempat di bumi bagian utara dan selatan mengalami masa dimana siang dan malam sama panjang. Di belahan utara bumi terjadi musim semi, sementara di bagian bumi selatan terjadi musim gugur.

Pada tanggal 21 Juni sampai 23 Desember kutub utara bumi menghadap ke arah matahari . Pada saat ini bumi berada pada titik terjauh matahari (Aphelion) sehingga pemanasan yang diterima di bumi minimum.
Pada tanggal 23 September sampai tanggal 22 Desember daerah di kutub selatan mulai ada siang dan kutub utara mulai ada malam. Di belahan bumi utara mengalami musim gugur dan di belahan bumi selatan akan mengalami musim semi.

Pada tanggal 22 Desember sampai 21 Maret kutub selatan menghadap matahari. Pada saat ini bumi berada pada titik terdekat dari matahari (Perihelion) sehingga pemanasan yang di terima oleh bumi maksimum.

Ketika matahari berada di sebelah utar garis khatulistiwa, maka suhu bumi bagian utara menjadi lebih panas di bandingkan suhu bumi bagian selatan. Hal ini berakibat tekanan udara dibagian utara di bagian utara menjadi lebih rendah di bandingkan tekanan udara di bagian selatan sehingga mengalirkan angin dari arah selatan ke utara.
Pergantian Tahun
Waktu yang di perlukan bumi untuk satu kali revolusi adalah 365 ¼ hari. Julius Caesar menetapkan waktu yang di perlukan bumi untuk berevolusi sebagai sistem penanggalan (kalender) Masehi. Dalam kalender Masehi, 1 tahun dibagi menjadi 12 bulan. Setiap bulan terdiri dari 30 dan 31 hari, kecuali bulan Februari yang hanya 28 hari. Dari perhitungan tersebut dalam satu tahun tersisa ¼ hari, sisa hari tersebut akan menjadi 1 hari setelah kurun waktu 4 tahun. Oleh karena itu setiap 4 tahun, 1 hari tersebut ditambahkan pada bulan Februari. Sehingga setiap 4 tahun jumlah hari dalam bulan Februari adalah 29 hari dan setahunmenjadi 366 hari. Tahun yang jumlah harinya 366 di sebut tahun kabisat.

0 Response to "Bentuk Permukaan Bumi dan Benda langit"

Poskan Komentar